:::" W A R A W E D H A "::: Sunan Kalijaga salah satu dari Walisanga yang memegang teguh tradisional dalam syiar agama. Karya-karyanya tidak meninggalkan nilai-nilai agama dan tradisonal / budaya yang ada di masyarakat. Salah satu karyanya dalam tembang / lagu " Pangkur " dengan titel " Warawedha ", memiliki nilai-nilai dan kekuatan imateriil. Tembang ini berfungsi membersihkan jiwa dari parasit-parasit atmosfer negatif. Warawedha berasal dari dua suku kata " Wara " dan " Wedha ". Wara memiliki makna pengumuman atau perintah, dalam hal ini lebih tepat sebagai " Pitutur " atau " Nasehat ". Wedha memiliki makna air yang jernih dan sejuk, dalam masyarakat jawa air yang telah dimasak disebut dengan " Wedhang ". Sehingga dapat disimpulkan Warawedha berisi air jernih yang sejuk, diberikan dalam bentuk pitutur atau nesehat sebagai sebuah siraman / pembersihan jiwa. Dalam masyarakat budaya jawa air sirama...
DZAT WUJUD (Menggali Ajaran Kanjeng Syech Siti Djenar) " DZAT WUJUD (Menggali Ajaran Kanjeng Syech Siti Djenar) " Sejarah telah dibukukan,Hitam dan Putih adalah Warna Kehidupan.Memahami Syariat dengan Syariat.Hakikat dengan Hakikat.Makrifat dengan Makrifat agar kita memperoleh manfaatnya... “Hyang Widi,wujud yg tak nampak oleh mata,mirip dengan ia sendiri,sifat-sifatnya mempunyai wujud,seperti penampakan raga yg tiada tampak.Warnanya melambangkan keselamatan,tetapi tanpa cahaya atau teja,halus,lurus terus-menerus,menggambarkan kenyataan tiada berdusta,ibaratnya kekal tiada bermula,sifat dahulu yg meniadakan permulaan,karena asal dari diri pribadi.” Pribadi adalah pancaran roh,sebagai tajalli atau pengejawantahan Tuhan.Dan itu hanya terwujud dengan proses wujudiyah,Manuggaling Kawula-Gusti,sebagai puncak dan substansi tauhid.Maka manusia merupakan wujud dari sifat dan dzat Hyang Widi itu sendiri.Dengan manusia yg manunggal itulah maka akan menjadikan keselam...